Search
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 515
Ilustrasi tabrakan
Sepasang kekasih yang bakal menikah mengalami kecelakaan lalu lintas hingga keduanya meninggal dunia.
Sepasang kekasih itu berinisial, DP (29) dan AAP (26). Mereka meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan pada Kamis (5/4/2022) lalu.
Keduanya mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya usai kendaraan sepeda motor yang di kendari DP berbenturan dengan sepeda motor Suzuki Smash yang melintas.
Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat pasangan kekasih yang dikabarkan akan segera menikah itu berboncengan dengan mengendarai sepeda motor.
"Naik Honda Beat, keduanya mau ke arah Amplas. Dan saat ingin berbelok ada sepeda motor Suzuki Smash datang dari arah lainya dan terjadilah kecelakaan itu. Katanya, memang keduanya pasangan kekasih yang akan menikah," kata Sawangin kepada Tribun Medan, Sabtu (7/5/2022).
Sawangin menyebut, saat itu pengendara sepeda motor Suzuki Smash memang melaju dengan kecepatan tinggi.
Benturan yang sangat keras membuat kedua pasangan tersebut jatuh ke aspal jalan.
Kedua pasangan kekasih itu pun kemudian mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri.
Warga pun kemudian membawa keduanya ke rumah sakit terdekat.
"Memang sangat keras karena satu pengendara yang naik Suzuki Smash itu melaju agak kencang. Itu karenanya kedua pasangan itu tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit," kata dia.
Usai menabrak, pengendara Suzuki Smash tersebut kata Sawangin sempat menghantar keduanya ke rumah sakit. Namun dia lantas kabur diduga lantaran melihat kedua korban dalam kondisi luka parah.
"Memang pengendara Smash itu sempat membawa keduanya ke rumah sakit. Tapi kemudian dia melarikan diri," katanya.
Hingga saat ini, polisi pun masih memburu keberadaan pengendara tersebut. Sawangin menyatakan pihaknya sudah mengantongi identitas motor yang digunakan pada kecelakaan tersebut.
"Tapi identitas kendaraan sudah kita kantongi tinggal nanti kita bersama Samsat untuk mengecek pemilik kendaraan tersebut. Muda mudahan bisa segera kita dapat," katanya.
Sumber: tribunnews.com
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 571
A photo of some personal belongings of the passengers aboard Flight MU5735, a China Eastern Airlines flight that crashed in South China's Guangxi Zhuang autonomous region on March 21, 2022. [Photo/CCTV News]
Some personal belongings of the passengers on a China Eastern Airlines flight that crashed in South China's Guangxi Zhuang autonomous region on Monday were discovered by a search and rescue team.
Flight MU5735 left Kunming, capital of Yunnan province, at 1:11 pm and was scheduled to arrive in Guangzhou, Guangdong province, at 3:05 pm. Air traffic controllers lost track of the plane over Wuzhou, Guangxi. The flight was carrying 123 passengers and nine crew members.
According to video footage released by CCTV around noon on Tuesday, the search and rescue team found wallets, identification cards and bank cards at the crash site in a forest near Tengxian county's Molang village.
No information about the passengers and crew members was available by 1 pm.
Much of the debris from the aircraft is in small pieces, said Li Chenbin, who heard a loud bang caused by the crash echoing across the mountains covered by forest around 2:20 pm on Monday.
"I heard a loud bang while working on the mobile communication network nearby," said Li, a technician with China Mobile's Guangxi branch. "I then rushed to the site with my colleagues and saw the aircraft debris, much of which was in small pieces. It was scattered all over the mountains. The biggest piece I saw is part of a wing with China Eastern's logo."
Without a stable electricity supply, search and rescue teams have been using emergency lights and head lights to work overnight, said Li, who stayed near the site to maintain the mobile communication network that is critical for search and rescue efforts.
As the crash site is surrounded by mountains on three sides with only a narrow road that leads to it, it's been difficult to carry out the search and rescue work. Local villagers have been using motorbikes to carrying supplies, including tents, food and water, to the crash site.
The Civil Aviation Administration of China and the Ministry of Emergency Management have sent task forces to the site to help with the rescue efforts. In addition, Vice-Premier Liu He and State Councilor Wang Yong have instructed relevant officials to guide the rescue efforts, the aftermath and the investigation into the cause of the crash.
Sources: chinadaily.com.cn
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 635
Seorang ibu di Brebes, Kunti Utami (35), ditangkap setelah tega menganiaya tiga anaknya, Minggu (20/3/2022). Foto: Imam Suripto/detik Jateng
Seorang ibu di Brebes, Kunti Utami (35), tega menganiaya tiga anaknya. Satu meninggal dan dua lainnya dilarikan ke rumah sakit.
"Saat pintu dibuka, anak yang bernama ARK (7) sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ada luka sayat di leher," kata Kapolsek Tonjong AKP M Yusuf, Minggu (20/3/2022).
Sementara dua korban lainnya, KSZ (10) dan E (5) mengalami luka parah. Tubuh dua bocah ini dipenuhi luka sayat.
Usai menjalani pemeriksaan, jenazah ARK dimakamkan di TPU Dukuh Sokawera, Desa Tonjong. Sementara dua saudaranya kini dirujuk di RSUD Margono untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Hasil pemeriksaan, korban meninggal terdapat luka sayat di leher kiri sepanjang 12 cm dan dalamnya 5 cm. Kalau yang dua lainnya, luka di leher, rahang dan dada," ungkap petugas Puskesmas Tonjong, Sajio.
Diberitakan sebelumnya, tiga bocah kakak-adik di Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Brebes, ditemukan terluka dengan luka sayatan.
Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Syuaib Abdullah saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif ibu itu sehingga tega menganiaya anaknya dengan senjata tajam.
"Pelaku ibunya, sudah kami amankan. Ini masih diproses," kata Syuaib, Minggu (20/3).
Saat ini, polisi juga sudah mengamankan alat yang digunakan oleh pelaku untuk menganiaya anak-anaknya.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu (20/3/2022) pagi. Kapolsek Tonjong AKP M Yusuf menjelaskan, peristiwa itu diketahui pertama oleh Hamidah, bibi pelaku.
Sekitar pukul 04.30 WIB, Hamidah mendengar ada teriakan dari dalam kamar yang ditempati oleh terduga pelaku bersama ketiga anaknya.
Wanita itu kemudian berusaha membuka pintu kamar, namun pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena panik, Hamidah berteriak minta tolong.
Tidak lama, warga lain bernama Iwan datang karena mendengar teriakan Hamidah. Keduanya berusaha membuka paksa pintu dengan alu.
"Saat pintu dibuka, anak yang bernama ARK sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ada luka sayat di leher," kata Yusuf.
(DETIK)
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 527

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa dangkal dengan magnitudo 6,9 yang mengguncang Nias Selatan, Sumatra Utara, pada Senin sekitar pukul 04.09 WIB, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Bambang mengatakan gempa magnitudo 6,9 ini mengguncang wilayah pantai selatan Nias Selatan, Sumatra Utara. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,7.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,71° LS 98,50° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 6 Km arah selatan Hibala, Nias Selatan, Sumatra Utara, pada kedalaman 25 km.
Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Padang, Siberut, Nias Selatan, Gunungsitoli dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Padang Panjang, Bukittinggi, Pasaman Barat, Tuapejat, Pariaman dengan skala intensitas III MMI (terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Lalu di Dhamasraya, Payakumbuh, Kerinci, Tapanuli Selatan, Pesisir Selatan, Batusangkar, Padang Pariaman, Solok dengan skala intensitas II MMI (benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata dia.
Menurutnya, hingga pukul 05.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya empat aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M6.0.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata dia. (ANTARA)
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 557
Ilustrasi antre minyak goreng (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Antrean warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan mengular hingga lebih dari satu kilometer demi mendapatkan minyak goreng pada operasi pasar yang digelar Pemkab Lahat di GOR Bukit Telunjuk, Rabu (9/3).
Namun banyak warga yang tidak kebagian. Aksi saling dorong pun terjadi hingga pagar GOR hampir rubuh.
Melati (27), salah satu warga yang ikut dalam antrian tersebut kemarin mengatakan, dirinya rela jauh pergi ke GOR karena sulit mendapatkan minyak goreng. Kalaupun ada, harga yang dipatok sangat mahal melebihi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah Rp14 ribu.
"Ada yang diam-diam menjual Rp20ribu per liter. Kadang saya beli karena tidak ada pilihan lain. Kemarin sudah mengantri pun akhirnya tidak dapat karena kehabisan," ujar dia.
Kepala Dinas Perdagangan Lahat Fikriansyah mengatakan, operasi pasar digelar untuk mencegah para pengecer menjual minyak goreng dijual lebih dari HET yang ditentukan. Dirinya berujar, kelangkaan memang terjadi di tingkat distributor.
"Bukan karena ada penimbunan tapi karena stok, bahkan dari distributor beberapa yang sudah kita cek kemarin sedang kosong," ujar dia.
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya Sanderson Syafei berujar, prosedur operasi pasar yang dilakukan Pemkab Lahat kemarin berpotensi menyebabkan penyimpangan. Pelaksanaan operasi pasar yang difokuskan di satu lokasi akan memancing keramaian dan penumpukan
"Harusnya operasi pasar yang baik dilakukan mulai di tingkat RT atau kelurahan hingga distribusi ke masyarakat lebih transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Dilakukan secara bergantian setiap kelurahan dan yang berdomisili di desa itu saja yang boleh mengambilnya," ujar dia.
Sebelumnya, berdasarkan video yang dibagikan akun Geprek Bosqu di Facebook, antrian bahkan mengular hingga ke luar kawasan GOR Bukit Telujuk. Dari video berdurasi satu menit 34 detik tersebut pun nampak sejumlah aparat kepolisian melakukan pengamanan agar situasi tetap kondusif.
Sementara di Kota Palembang, Pemkot menerapkan aturan celup tinta bagi masyarakat yang sudah membeli minyak goreng dari operasi pasar. Selain itu, warga pun mencatatkan nama dan fotokopi KTP agar tidak membeli lebih dari ketentuan.
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda berujar, aturan celup jari pada tinta dilakukan sebagai bentuk pengawasan distribusi minyak goreng di lapangan saat operasi pasar.
"Prosedur ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyelewengan distribusi minyak goreng di tingkat rumah tangga," ujar dia.
Dirinya berujar, pasokan minyak goreng di Palembang saat ini masih mencukupi. Dari data yang dimilikinya, kebutuhan minyak goreng di Palembang pada September 2021 berkisar pada 600 ribu liter per bulan. Namun terjadi peningkatan pada Februari 2022 lalu menjadi 1 juta liter per bulan.
Pemkot Palembang masih melakukan evaluasi mengapa terjadi lonjakan pembelian minyak goreng. Namun dari dugaan sementara, masyarakat melakukan pembelian panik sehingga persediaan minyak goreng cepat habis dan menyebabkan kelangkaan di pasaran.
"Kami akan memastikan produsen dan distributor minyak goreng di Palembang mengalokasikan setidaknya 60-70 persen dari total produksi untuk didistribusikan di Palembang," kata Fitri.
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 356