Top Stories
-
Lebih Sehat Mana: Gula Pasir Atau Gula Aren
-
Sebelum Terlambat, Batasi Konsumsi 7 Makanan Yang Dapat Merusak Ginjal
-
Benny K Harman: Amarah Rakyat Harus Dilihat Sebagai Peringatan Keras Kepada DPR
-
Breaking News: Prabowo Resmi Copot Sri Mulyani Dan Budi Arie
-
Kenali Tanda Spoofing, Banyak Modus Baru Penipuan Online
-
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 447
Polisi tengah menyelidiki kasus penjambretan yang menimpa seorang pesepeda di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin 28 Februari 2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
SitindaonNews.Com | Polisi tengah menyelidiki kasus penjambretan yang menimpa seorang pesepeda di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin 28 Februari 2022.
Sebelumnya, pesepeda perempuan bernama Poppy nyaris menjadi korban jambret di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Polres belum terima laporan, tapi sudah lakukan lidik awal," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dikonfirmasi, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, polisi dari Polres Jakarta Selatan belum menerima laporan terkait kasus penjambretan tersebut. Namun, polisi bakal menyelidiki dan mencari tahu siapa orang melakukan aksi jambret tersebut.
"Untuk antisipasi ke depan jalur sepeda lintas wilayah Jakarta Selatan akan dilakukan patroli terbuka dan tertutup untuk pantau para pelaku," katanya.
Adapun seorang perempuan, Poppy nyaris menjadi korban jambret saat tengah bersepeda di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, kemarin. Dia saat itu bersepeda bersama rekannya dari Jalan Pakubowono hingga melintasi Jalan Sisingamangaraja. Mendadak, ada dua orang berboncengan sepeda motor mendekatinya dan merogoh kantong bagian belakang yang juga menjadi tempat tersimpannya handphone milik korban.
Poppy langsung merespons gerakan tangan pelaku yang sudah mendapat handphone merek iPhone 11 Pro Max dengan cara menarik tangan si pelaku.
"Enggak jauh dari saya belok ke kiri, tiba-tiba kantong belakang saya dirogoh. HP saya kena (keambil), saya reflek tarik tangannya, dia mau jatuh dari motornya pas saya tarik, karena itulah HP saya dibuang sama dia," terangnya.
Pelaku menarik kembali tangan korban hingga akhirnya korban jatuh tersungkur. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian lutut, tangan, bahu, dan wajah, sedangkan handphone-nya rusak.
(SindoNews)
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 416

" Diketahui arisan yang dilelang tersebut adalah fiktif."
SitindaonNews.Com | Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap pasangan suami istri (pasutri) pelaku arisan bodong yang merugikan warga dengan total Rp21 miliar.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan pasutri itu berinisial MAW (23) dan HTP (24). Diduga, kata Ibrahim, korban yang dirugikan dari arisan bodong tersebut mencapai 150 orang yang berasal dari Bandung dan Sumedang.
"Tersangkanya di sini ada satu orang namun dibantu satu orang lagi. Jadi ada dua, jadi suami istri identitasnya MAW dan dibantu oleh suaminya HTP," kata Ibrahim, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa.
Adapun modus yang dilakukan, Ibrahim menjelaskan, pelaku awalnya menawarkan para korban lelang arisan dengan minimal pembelian satu slot arisan senilai Rp1 juta.
Dengan pembelian tersebut, menurutnya lagi, pelaku mengiming-imingi para korban akan mendapatkan arisan sebesar Rp1.350.000 per satu slot. Kemudian jika para korban membawa nasabah lain, maka akan mendapatkan uang sebesar Rp250.000 per nasabahnya.
Dari pendaftaran arisan melalui slot tersebut, para korban melakukan pembayaran ke rekening milik HTP serta rekening lainnya.
Namun dengan sejumlah modus tersebut, para pelaku tak kunjung membayarkan uang arisan tersebut kepada para korban meski sudah jatuh tempo.
"Diketahui arisan yang dilelang tersebut adalah fiktif, tujuan pelaku hanya untuk menarik uang guna menutupi kewajiban pembayaran arisan yang sudah jatuh tempo," kata Ibrahim.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang mencatat ada satu korban yang mengalami kerugian hingga Rp500 juta.
Dengan ditangkapnya para pelaku tersebut, polisi menyita barang bukti berupa ponsel milik pelaku, bukti transfer uang dari arisan tersebut, dan barang bukti lainnya.
"Kami pendalaman ahli pidana, perdata dan ITE, dan selanjutnya nanti kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Adanan.
Dari aksi tersebut, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman lima tahun penjara. (ANTARA)
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 418

SitindaonNews.Com | Rusia menghancurkan Antonov-225, pesawat terbesar di dunia milik Ukraina, dalam serangan di luar Kiev pada Minggu (27/2/2022), hari keempat invasi Rusia ke Ukraina.
Hancurnya pesawat kargo raksasa tersebut dikonfirmasi oleh kelompok produsen senjata Ukroboronprom Ukraina.
"Penjajah Rusia menghancurkan pesawat utama Ukraina, AN-225" di bandara Antonov di Gostomel dekat Kiev, kata mereka dikutip dari AFP.
Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Perintahkan Pasukan Nuklir Siaga Tinggi, 352 Warga Sipil Tewas
Pesawat Antonov-225 memiliki panjang 84 meter, dapat mengangkut hingga 250 ton kargo dengan kecepatan mencapai 850 kilometer per jam.
Antonov-225 diberi nama "Mriya", yang berarti "mimpi" dalam bahasa Ukraina.
"Ini pesawat terbesar di dunia, AN-225 'Mriya'," twit Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada Minggu.
"Rusia mungkin telah menghancurkan 'Mriya' kita. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan mimpi kami tentang negara Eropa yang kuat, bebas, dan demokratis. Kita akan menang!" tambahnya.
This was the world’s largest aircraft, AN-225 ‘Mriya’ (‘Dream’ in Ukrainian). Russia may have destroyed our ‘Mriya’. But they will never be able to destroy our dream of a strong, free and democratic European state. We shall prevail!

Bandara Gostomel menjadi medan perang Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia, yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin pada Kamis (24/2/2022).
Tentara Rusia mengatakan, mereka sedang mencoba merebut infrastruktur strategis.
Ukroboronprom memperkirakan bahwa membangun ulang "Mriya" akan menelan biaya lebih dari 3 miliar dollar AS (Rp 43,14 triliun) dan bisa memakan waktu lebih dari lima tahun.
"Misi kami adalah untuk memastikan biaya ini ditanggung oleh Rusia, yang dengan sengaja menimbulkan kerusakan pada penerbangan Ukraina," kata kelompok itu.
Antonov-225 awalnya dibangun sebagai bagian dari program aeronautika Soviet, dan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1988.
Setelah bertahun-tahun tidak terbang usai jatuhnya Uni Soviet, satu-satunya copy AN-225 melakukan uji terbang pada 2001 di Gostomel, sekitar 20 kilometer dari Kiev.
Pesawat terbesar di dunia ini dioperasikan oleh Antonov Airlines Ukraina untuk penerbangan kargo dan sangat diminati selama awal pandemi Covid-19.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 352
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 457
Ilustrasi dugaan pemerkosaan
SitindaonNews.Com | Seorang siswi SMP berusia 13 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga jadi korban budak seks oknum perwira polisi AKBP M. Propam Polda Sulsel kini turun tangan menyelidiki kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan AKBP M.
"Baru tadi dengar beritanya. Masih kita lidik (selidiki)," kata Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng Adi Koerniawan saat dihubungi detikSulsel, Senin (28/2/2022).
Diketahui, Propam Polda Sulsel sudah mengantongi hasil visum terhadap korban di RS Bhayangkara, Makassar. Namun Agoeng mengaku belum dapat mengkonfirmasi lebih lanjut soal hasil visum itu.
"Nanti kalau terbukti nanti kita proses tuntas ya," tutur Agoeng.
Agoeng juga belum mengkonfirmasi soal penyidik Propam yang dikabarkan sudah memeriksa keterangan awal terhadap korban. Dia mengatakan pihaknya perlu berhati-hati mengusut kasus ini.
"Ini kan anak kecil, jangan sampai saya terbuka dia tambah korban. Kita harus hati-hati karena dia anak kecil ya," katanya.
Pihak Korban 'Budak Seks' Oknum Perwira Polisi Buka Suara
Kakak kandung sulung korban, AI (28) turut buka suara terkait kasus yang menimpa adiknya. Dia membenarkan adiknya jadi korban budak seks oknum perwira AKBP M selama berbulan-bulan.
"Iya Pak (korban jadi budak seks AKBP M). Sudah 5 bulan Pak ditiduri (perkosa) saya punya adik," kata AI saat dimintai konfirmasi terpisah, Senin (28/2).
AI mengatakan, korban selama ini bekerja sebagai pembantu di rumah AKBP M sejak September 2021. Korban selanjutnya diperkosa pada Oktober 2021.
"(Adik saya) Baru 3 hari kerja di situ dia (AKBP M) baru mau mencoba setubuhi saya punya adek tapi adek saya menolak," katanya.
"Tapi adekku masih lanjut kerja. Dia masuk kerja bulan 9 pertengahan. Bulan 0 adekku sudah dia setubuhi," katanya.
Sejak saat itu, AKBP M dituding terus memperkosa korban. Korban diduga menjadi budak seks pelaku hingga pada Februari 2022.
"Banyak kali (korban diperkosa) pengakuannya, kalau meurut pengakuan bulan dalam sebulannya ada 3 kali. Sekarang jalan 5 bulan (Oktober-Februari)," cetus AI. (detik.sulsel)